Selasa, 30 Mei 2017

Batik Kawung - Motif Berumur Lebih Dari 1200 Tahun

Batik adalah karya seni milik bangsa Indonesia yang sudah diakui oleh dunia. Meskipun begitu, sebenarnya batik tidak berasal dari Indonesia. Teknik membatik sudah ditemukan jauh sebelum batik ada di Indonesia, yaitu di Mesir dan di Cina. Namun karena batik justru paling berkembang di Indonesia, maka batik Indonesia-lah yang diakui oleh dunia.
Salah satu motif batik yang paling tua adalah motif batik Kawung. Apakah anda pernah lihat motif Kawung? Motif ini merupakan motif yang kerap digunakan oleh pelayan kerajaan di Solo dan Yogyakarta atau lebih dikenal dengan Abdi Dalem. Bahkan konon katanya, sebelumnya batik Kawung ini hanya boleh digunakan oleh kerabat terdekat Sultan dan Raja lho! Sehingga bisa disimpulkan kalau motif ini merupakan motif yang bermakna sangat baik dan mulia.
foto:vebma.com
Motif batik Kawung sendiri sudah dapat ditemukan sejak abad ke-9. Buktinya adalah motif Kawung yang berada pada patung gajah pada candi Syiwa di candi Prambanan. Jadi, batik Kawung ini telah beredar di masyarakat (atau keluarga kerajaan) selama 12 Abad lamanya, 1200 tahun lho guys! Wow sungguh hebat sekali. Karena ini berarti motif Kawung telah menjadi saksi perubahan banyak generasi, dan sejarah Indonesia.
Kalau begitu, kenapa batik Kawung ini spesial? Batik ini spesial karena maknanya yang sangat baik dan mulia. Namun sebelum saya membahas maknanya, lebih baik kita bahas asal-usul nama Kawung itu sendiri.
Asal-Usul Motif Kawung
Motif Kawung ini kabarnya terinspirasi dari dua hal, yang pertama adalah buah Kolang-Kaling, dan yang kedua adalah Kumbang Tanduk.
Yang pertama. Saya yakin sekali anda tahu apa itu Kolang-Kaling. Kalau anda suka minum es campur, es shanghai, kolak dan minuman segar lainnya, maka anda tidak akan melewatkan yang namanya Kolang-Kaling. Warnanya putih bening, kalau digigit sedikit keras tapi empuk. Bikin gemes gigitnya. Rasanya mantap kalau diminum dengan yang manis-manis.
Nah, motif Kawung ini terinspirasi dari buah Kolang-Kaling. Lucunya, buah Kolang-Kaling yang berasal dari pohon Aren ini apabila dibelah dari atas, maka bentuknya akan menjadi sama persis seperti motif batik Kawung! Empat sisi yang serupa, simetris dan teratur.
Teori kedua menyatakan bahwa motif Kawung terinspirasi dari Kumbang Tanduk. Kumbang ini apabila terbang dan mengepakkan sayapnya, akan terlihat bahwa keempat sayapnya yang lonjong akan membentuk motif seperti motif batik Kawung. Nah Kumbang Tanduk ini merupakan sosok yang ditakuti oleh para petani, mereka merupakan hama tanaman kelapa yang sangat menggangu. Karena hewan ini cukup besar dan kuat, sehingga cukup sulit untuk mengusirnya.
Makna Motif Kawung
Motif Kawung ini memiliki makna yang sangat indah dan baik. Mengambil dari asal-usul namanya yang terinspirasi dari buah Kolang-Kaling. Makna motif Kawung sendiri merupakan sebuah pesan tentang hati yang bersih. Apabila seseorang sudah memiliki niat baik dan itikad yang bersih, maka niat tersebut tidak perlu dihumbar-humbar atau diberitahukan kepada orang lain. Cukup disimpan di dalam hati saja.
Ini mewarisi semangat buah Kolang-Kaling yang kulitnya berwarna gelap dan keras, namun apabila dibuka buahnya putih bening dan bersih. Wow, bagus sekali ya? Nah kira-kira itulah mengenai batik Kawung. Saya harap artikel tentang motif Kawung ini bisa bermanfaat. Semoga berkenan, salam!


EmoticonEmoticon